<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Our Live Is Freedom</title>
	<atom:link href="http://ladongiscientist.blog.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ladongiscientist.blog.com</link>
	<description>geofisika, fisika, mipa, unhas, universitas hasanuddin</description>
	<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 15:57:07 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Jangka Sorong</title>
		<link>http://ladongiscientist.blog.com/2009/09/13/jangka-sorong/</link>
		<comments>http://ladongiscientist.blog.com/2009/09/13/jangka-sorong/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2009 20:51:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrawan.ladongi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[physics]]></category>

		<category><![CDATA[alat ukur]]></category>

		<category><![CDATA[baca jangka sorong]]></category>

		<category><![CDATA[Jangka sorong]]></category>

		<category><![CDATA[pengukuran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladongiscientist.blog.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Jangka sorong adalah alat ukur yang memiliki ketelitian dapat mencapai seperseratus milimeter.
Terdiri dari dua bagian, bagian dilam dan bagian bergerak. Pembacaan hasil pengukuran sangat bergantung pada keahlian dan ketelitian pengguna maupun alat. Sebagian keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan bacaan digital. Pada versi analog, umumnya tingkat ketelitian adalah 0.05mm untuk jangka sorang dibawah 30cm dan 0.01 [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ladongiscientist.blog.com/2009/09/13/jangka-sorong/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mikrometer Sekrup</title>
		<link>http://ladongiscientist.blog.com/2009/09/10/mikrometer-sekrup/</link>
		<comments>http://ladongiscientist.blog.com/2009/09/10/mikrometer-sekrup/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 15:49:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrawan.ladongi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[physics]]></category>

		<category><![CDATA[ketidakpastian]]></category>

		<category><![CDATA[micrometer]]></category>

		<category><![CDATA[mikrometer sekrup]]></category>

		<category><![CDATA[pengukuran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladongiscientist.blog.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Mikrometer memiliki 3 jenis umum pengelompokan yang didasarkan  pada aplikasi berikut :

Mikrometer Luar,   digunakan untuk ukuran memasang kawat, lapisan-lapisan, blok-blok dan batang-batang.
Mikrometer dalam,  digunakan untuk menguukur garis tengah dari lubang suatu benda
Mikrometer kedalaman , digunakan untuk  mengukur kerendahan dari langkah-langkah dan slot-slot.

Mikrometer sekrup umumnya digunakan untuk mengukur ketebalan suatu benda. Misalnya tebal kertas. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ladongiscientist.blog.com/2009/09/10/mikrometer-sekrup/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tektonik Lempeng</title>
		<link>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/28/tektonik-lempeng/</link>
		<comments>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/28/tektonik-lempeng/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2009 19:57:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrawan.ladongi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Geophysics]]></category>

		<category><![CDATA[gempa]]></category>

		<category><![CDATA[HiMaFi UnHas]]></category>

		<category><![CDATA[lempeng]]></category>

		<category><![CDATA[lempeng benua]]></category>

		<category><![CDATA[lempeng samudera]]></category>

		<category><![CDATA[tektonik]]></category>

		<category><![CDATA[tektonik lempeng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladongiscientist.blog.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Tektonik lempeng adalah suatu teori yang menerangkan proses dinamika bumi tentang pembentukan jalur pegunungan, jalur gunung api, jalur gempa bumi dan cekungan endapan di muka bumi yang diakibatkan oleh pergerakan lempeng. Pada dasarnya teori tektonik lempeng adalah bahwa bumi yang padat ini terdiri dari banyak lempengan yang pecah-pecah, yang merupakan pembalut keras bumi, yang terus [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/28/tektonik-lempeng/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Persamaan Lagrange Benda jatu Bebas</title>
		<link>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/25/lagrange/</link>
		<comments>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/25/lagrange/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 19:20:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrawan.ladongi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[physics]]></category>

		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<category><![CDATA[HiMaFi UnHas]]></category>

		<category><![CDATA[jatuh bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Lagrange]]></category>

		<category><![CDATA[lagrange gerak jatuh bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Newton]]></category>

		<category><![CDATA[persamaan lagrange benda jatuh bebas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladongiscientist.blog.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[Persamaan Lagrange untuk benda jatuh bebas
Percepatan benda yang mengalami jatuh bebas merupakan percepatan gravitasi
Hukum Newton II
∑F = m a = m g

Energi kinetic dan energi potensial benda masing-masing adalah;

Persamaan Lagrange


Jika L diturunkan terhadap x, maka akan diperoleh

Jika L diturunkan terhadap () ̇maka akan diperoleh
 ̇
Sehingga Lagrange untuk benda jatuh bebas adalah

]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/25/lagrange/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Global Warming</title>
		<link>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/24/global-warming/</link>
		<comments>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/24/global-warming/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 10:54:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrawan.ladongi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Environment]]></category>

		<category><![CDATA[gelobal warming]]></category>

		<category><![CDATA[kenaikan suhu bumi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladongiscientist.blog.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Abstrak
Global warming merupakan masalah yang melanda bumi kita saat ini, Kenaikan suhu permukaan bumi akibat pemanasan global ini akan menyebabkan perubahan polah hujan, meningkatnya permukaan air laut, menimbulkan masalah pada tumbuhan, binatang dan manusia. Kondisi ini telah disadari sejak abad 19, namun manusia tidak memiliki metode jituh untuk menyelesaikan fenomena ini melainkan hanya berupaya untuk [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/24/global-warming/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kalkulator Potensial Evaporasi</title>
		<link>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/23/kalkulator-potensial-evaporasi/</link>
		<comments>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/23/kalkulator-potensial-evaporasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 16:06:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrawan.ladongi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Environment]]></category>

		<category><![CDATA[kalkulator]]></category>

		<category><![CDATA[potensial evaporasi]]></category>

		<category><![CDATA[VB 6]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladongiscientist.blog.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[Kalkulator ini dibuat dengan menggunakan software Visual Basic 6.0 (VB6), dengan mempergunakan Persamaan Penman tentang Potensial Evaporasi.
Calculator ini terdiri dari:
1. Input Julian Days
2. Input Wind Speed
3. Input Latitude site
4. Input Sita elevation
5. Terdapat tiga scroll Suhu , yaitu
1. Daily Maximum Temperature
2. Daily Minimum Temperature
3. Dew point Temprature
6. Terdapat Pula option Daerah, terdiri dari:
1. Arid Area
2. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/23/kalkulator-potensial-evaporasi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Metoda Geolistrik</title>
		<link>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/23/metoda-geolistrik/</link>
		<comments>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/23/metoda-geolistrik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 15:54:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrawan.ladongi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Geophysics]]></category>

		<category><![CDATA[eksplorasi geologi]]></category>

		<category><![CDATA[geofisika]]></category>

		<category><![CDATA[geolistrik]]></category>

		<category><![CDATA[resistivitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladongiscientist.blog.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Eksplorasi Geofisika
Salah satu metoda eksplorasi dalam bidang geofisika yang berkembang adalah dengan memanfaatkan sifat kelistrikan dan lapisan bumi yang dikenal dengan sebutan metoda geolistrik. Metoda geolistrik terdiri dan beberapa jenis, di antaranya metoda polarisasi imbas (induce polarization, ip), metoda potensial diri (self potential, sp) dan metoda geolistrik tahanan jenis (resistivity). Metoda geolistrik tahanan jenis yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/23/metoda-geolistrik/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Faktor-faktor Penyebab Tanah Longsor</title>
		<link>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/23/faktor-faktor-penyebab-tanah-longsor/</link>
		<comments>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/23/faktor-faktor-penyebab-tanah-longsor/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 15:43:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrawan.ladongi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Geophysics]]></category>

		<category><![CDATA[kemiringan]]></category>

		<category><![CDATA[litologi]]></category>

		<category><![CDATA[longsoran]]></category>

		<category><![CDATA[penyebab tanah longsor]]></category>

		<category><![CDATA[struktur geologi]]></category>

		<category><![CDATA[tanah longsor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladongiscientist.blog.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Selain dari pada factor gaya gravitasi sendiri, tanah longsor material batuan atau tanah yang terletak di atas lereng dipengaruhi oleh factor antara lain; :

1. Kemiringan lereng; semakin besar sudut lereng semakin besar pula daya dorong disebabkan meningkatnya tegangan geser (shearing stress) berbanding terbalik dengan tegangan normal (normal strength) berupa kekuatan penahan.

2. Litologi ; tergantung mudah/tidaknya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/23/faktor-faktor-penyebab-tanah-longsor/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gelombang Bunyi</title>
		<link>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/20/55/</link>
		<comments>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/20/55/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 20:29:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrawan.ladongi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[physics]]></category>

		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<category><![CDATA[akustik]]></category>

		<category><![CDATA[gelombang]]></category>

		<category><![CDATA[gelombang bunyi]]></category>

		<category><![CDATA[gelombang longitudinal]]></category>

		<category><![CDATA[gelombang yang terdengar]]></category>

		<category><![CDATA[pendengaran]]></category>

		<category><![CDATA[persamaan gelombang bunyi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladongiscientist.blog.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[I Gelombang
 Gelombang adalah suatu gejala terjadinya penjalaran suatu gangguan melewati suatu medium dimana setelah gangguan ini lewat keadaan medium akan kembali ke keadaan semula seperti sebelum gangguan ini datang.
I.2 Macam-macam gelombang
 Secara umum gelombang dapat dikelasifikasikan menjadi dua kategori, yaitu gelombang mekanik dan gelombang elektromagnetik.
I.2.1 Gelombang mekanik 
 Gelombang mekanik adalah gelombang yang memerlukan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/20/55/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Konsep Hukum Newton</title>
		<link>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/14/konsep-hukum-newton/</link>
		<comments>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/14/konsep-hukum-newton/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 13:38:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrawan.ladongi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[physics]]></category>

		<category><![CDATA[gerak benda]]></category>

		<category><![CDATA[hukum gerak]]></category>

		<category><![CDATA[inersia]]></category>

		<category><![CDATA[Kelembaman]]></category>

		<category><![CDATA[konsep newton]]></category>

		<category><![CDATA[Newton]]></category>

		<category><![CDATA[Physics Newtonian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ladongiscientist.blog.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[ Jika anda seorang fisikawan atau setidaknya familiar dengan kata fisika, tentunya nama Newton bukanlah nama asing bagi anda. Newton bernama lengkap Isaac Newton, ia seorang British (4 Januari 1643 - 31 Maret 1727) ahli dalam bidang matematika, fisika, astronomi dan juga ahli dalam bidang kimia. Ia merupakan pengikut aliran heliosentris dan ilmuwan yang sangat [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://ladongiscientist.blog.com/2009/06/14/konsep-hukum-newton/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
